<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kampung-UGM Update</title>
	<atom:link href="http://kampungugm.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kampungugm.wordpress.com</link>
	<description>Update milis Kampung-UGM, milisnya komunitas alumni Universitas Gadjah Mada</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Oct 2008 18:46:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kampungugm.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Kampung-UGM Update</title>
		<link>http://kampungugm.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kampungugm.wordpress.com/osd.xml" title="Kampung-UGM Update" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kampungugm.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kapitalis dari sudut pandang Kibroto</title>
		<link>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/29/kapitalis-dari-sudut-pandang-kibroto/</link>
		<comments>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/29/kapitalis-dari-sudut-pandang-kibroto/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 18:46:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bank_al</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungugm.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Kibroto, adalah salah satu kamus ekonomi interkatif yg ada di milis kampung yg bisa dibuka-buka, ditanya-tanya dan bahkan bisa diajak debat kusir. Kali ini Kibroto menulis beberapa serial tentang kapitalisme dengan gaya tulisan Kibroto. Berikut adalah awal thread dari masing2 serial Dasar-Dasar Kapitalisme Kapitalis Proletar I Kapitalis Proletar II Dasar-dasar Kapitalisme itu sebetulnya ada 8 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=29&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kibroto, adalah salah satu kamus ekonomi interkatif yg ada di milis <a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm">kampung</a> yg bisa dibuka-buka, ditanya-tanya dan bahkan bisa diajak debat kusir. Kali ini Kibroto menulis beberapa serial tentang kapitalisme dengan gaya tulisan Kibroto.</p>
<p>Berikut adalah awal thread dari masing2 serial</p>
<blockquote><p><a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/25743">Dasar-Dasar Kapitalisme</a></p>
<p><a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/26342">Kapitalis Proletar I</a></p>
<p><a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/26342"></a><a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/26366">Kapitalis Proletar II</a></p></blockquote>
<p>Dasar-dasar Kapitalisme itu sebetulnya ada 8 seri, namun saya cuma ketemu satu, dan saya masih malas mencari yg lainnya . Maka jika tertarik silahkan saja bergabung dengan group-nya dan dibuka thread tersebut dan melakukan search.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungugm.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungugm.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungugm.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungugm.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungugm.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungugm.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungugm.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungugm.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungugm.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungugm.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungugm.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungugm.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungugm.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungugm.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=29&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/29/kapitalis-dari-sudut-pandang-kibroto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bank_al</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Benarkah semua negara hancur terkena dampak krisis moneter?</title>
		<link>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/29/benarkah-semua-negara-hancur-terkena-dampak-krisis-moneter/</link>
		<comments>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/29/benarkah-semua-negara-hancur-terkena-dampak-krisis-moneter/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 18:29:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bank_al</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungugm.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Milis kampung masih hot dengan berita ekonomi. Apalagi sejak Ferizal makin jitu jurus meramalnya. Setelah meramalkan keambrukan US beberapa tahun yg lalu dan kejadian sekarang dan dilanjut dengan ramalannya tentang Bakrie maka kali ini Ferizal ingin meneruskan karir-nya sebagai peramal menyaingi mama Loreng. Berikut adalah awal thread yg bisa ditemukan di sini: http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/26562 &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211; Salam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=27&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Milis <a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm">kampung</a> masih hot dengan berita ekonomi. Apalagi sejak Ferizal makin jitu jurus meramalnya. Setelah meramalkan keambrukan US beberapa tahun yg lalu dan kejadian sekarang dan dilanjut dengan ramalannya tentang Bakrie maka kali ini Ferizal ingin meneruskan karir-nya sebagai peramal menyaingi mama Loreng. Berikut adalah awal thread yg bisa ditemukan di sini:</p>
<p><a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/26562">http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/26562</a></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Salam semua,</p>
<p>Banyak orang menganalisa bahwa krisis moneter ini pasti akan<br />
menghancurkan seluruh negara di dunia. Bagi saya itu praduga Amrik<br />
sentris. Saya ndak terlalu yakin kebenaran premis itu.</p>
<p>Berikut ini penjelasan menurut saya&#8230;</p>
<p>Jika USA, Singapura hancur karena krisis maka itu logis. Itu<br />
sunahtullah saja kok; Logis, wajar dan normal.</p>
<p>Yah, kapitelisme mereka adalah kapitalisme menggelembung. Sekarang<br />
gelembung nanah itu pecah maka mereka ikut rontok lah. UK dalam banyak<br />
hal mirip Amrik meskipun ndak sepenuhnya sama. UK masih pake Keynes.<br />
Jadi, UK juga ikut rontok meskipun ndak separah Amrik. Tapi karena<br />
resources UK tidak sekuat Amrik maka tetap saja ekonomi UK jebol parah&#8230;</p>
<p>Bagi saya, Privatisasi sektor riil dimasa Margareth Teacher adalah<br />
biang keladinya. UK ndak punya industri lagi. Industri mobilnya<br />
Almarhum, sektor kehidupannya &#8220;cuma&#8221; ditopang oleh sektor Financial,<br />
Parawisata dan mungkin Minyak. Begitu gelembung nanah sektor financial<br />
pecah maka UK sekarat. Ini alasan logis kenapa nilai Pounds gugur.</p>
<p>Insting Ekonomi saya mengatakan, dalam waktu ndak lama lagi Pounds<br />
akan almarhum dari muka bumi (ha.., ha&#8230; kayak Mama Laurent aja suka<br />
meramal). UK akhirnya akan melanggar tradisi tabu mereka yang mereka<br />
jaga dengan penuh harga diri yaitu akhirnya menyerahkan diri menjadi<br />
bagian dari Eropa konservatif. London akan tunduk dengan aturan Bank<br />
Sentral Eropa yang berkuasa di Frankfurt.</p>
<p>Tapi benarkah Eropa terkena krisis? Terkena dampak primer dari krisis<br />
moneter yang berpusat di Wallstreet saya pikir tidak terlalu besar<br />
dampaknya. Industri perbankan Eropa itu konservatif. Ndak jor-joran.<br />
Ada satu dua yang terkena tapi secara umum mereka sehat. Jadi, jika<br />
terkena dampak langsung dari Krisis Uni Eropa maka relatif tidak parah.</p>
<p>Tetap terkena dampak primer memang, tapi mereka terlalu perkasa untuk<br />
jatuh. Fundamental ekonomi Eropa itu mereka jaga dengan penuh<br />
konservatif dan dengan prinsip kehati-hatian.</p>
<p>Hanya jika dampak sekundernya, iya Uni Eropa terkena. Kebanyakan<br />
negara Uni Eropa itu ekonominya mengandalkan kekuatan ekspor. Nah,<br />
akibat krisis keuangan ini daya beli dunia turun. Akibatnya, pemasukan<br />
ekspor mereka ikut turun. Inilah dampak sekunder dari krisis yang<br />
mengenai Uni Eropa.</p>
<p>BMW tempat saya berkarir misalkan. Perusahaan yang dari sudut innovasi<br />
teknologi, fundamental ekonomi dan omset penjualan amat sangat sehat,<br />
ternyata terkena dampak sekunder dari krisis moneter di Amrik. Siapa<br />
yang &#8220;mau&#8221; beli BMW saat daya beli masyarakat jatuh? Di titik inilah<br />
BMW tidak mampu mengelak dampak serangan sekunder krisis moneter.</p>
<p>Hanya jika pertanyaannya seberapa parah Eropa terkena krisis? Sayang<br />
saya tidak bisa menjawabnya karena itu butuh riset serius. Tapi yang<br />
pasti separah-2 nya dampak krisis yang terjadi di Eropa, itu tetap<br />
relatif jauh lebih ringan dari pada yang diderita Amrik, SNG dan UK.<br />
Amrik, SNG, UK itu terkena dampak langsung dari krisis moneter&#8230;</p>
<p>Eropa cuma terkena dampak sekunder. Insting saya mengatakan, begitu<br />
Eropa berhasil mengkonsolidasikan kekuatan ekonominya maka kekuatan<br />
Ekonomi Amrik dan UK akan mereka akusisi. Ini lah yang saya katakan<br />
akan muncul kekuatan ekonomi baru.</p>
<p>Jadi, siapa bilang semua orang pasti hancur akibat krisis di Amrik?<br />
Logikanya jelas, siapa yang greedy dan suka dengan gelembung maka<br />
merekalah yang paling parah menanggung resiko. Pihak lain juga kena<br />
dampak sesuai dengan seberapa erat terkaitnya. Tapi yang jelas itu<br />
dampak turunan bukan dampak primer secara langsung&#8230;</p>
<p>Moral point-nya buat Indonesia:<br />
1. Ekonomi itu digerakan oleh sektor riil, bukan sektor financial.</p>
<p>2. Privatisasi tanpa kehati-hatian membuat industri suatu negara<br />
menjadi mandul bahkan hancur.</p>
<p>UK adalah contoh mandul sebuah industri dalam negara maju. Jika UK<br />
negara yang begitu maju dan hebat saja, karena privatisasi tanpa<br />
kehati-hatian membuat indsutri riil-nya mandul, tidak bisakah kita<br />
belajar dari sana?</p>
<p>3. Sektor keuangan yang dikelola secara konservatiflah yang bisa<br />
menyelamatkan dari krisis.</p>
<p>Sektor keuangan itu bukan untuk &#8220;taking profit&#8221; tapi untuk likuiditas<br />
sektor Industri. Jika sektor keuangan dijadikan tempat untuk mencari<br />
keuntungan maka fakta keras saat ini membuktikan bahwa perekonomian<br />
suatu negara (baca: Amrik dan UK) akan jebol. Karena sektor keuangan<br />
yang kuat akan mematikan sektor riil. Padahal sektor keuangan itu cuma<br />
kertas-2 semu yang diberi angka sekehendak hati saja (baca: melalui<br />
mekanisme short buying-selling di Bursa). Tidak lebih dan tidak<br />
kurang! That&#8217;s all!!!</p>
<p>Sektor riil lah sejatinya sebuah perekonomian&#8230;</p>
<p>Salam,<br />
Dari tepian Lembah Sungai Isar</p>
<p>Ferizal Ramli</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungugm.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungugm.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungugm.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungugm.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungugm.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungugm.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungugm.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungugm.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungugm.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungugm.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungugm.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungugm.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungugm.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungugm.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=27&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/29/benarkah-semua-negara-hancur-terkena-dampak-krisis-moneter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bank_al</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Reason to do something extra</title>
		<link>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/17/reason-to-do-something-extra/</link>
		<comments>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/17/reason-to-do-something-extra/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 19:48:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bank_al</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungugm.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Diskusi milis kali ini adalah seputar karir, yg dimulai oleh bank al dengan paragraph berikut ini: Hari ini dapat quote of the day lagi dari blog Himawan. &#8220;You don&#8217;t get promoted because you work hard, or because you work long hours, and deliver superb result.. You have already been paid for that! But in order [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=25&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Diskusi milis kali ini adalah seputar karir, yg dimulai oleh bank al dengan paragraph berikut ini:</p>
<blockquote><p><em>Hari ini dapat quote of the day lagi dari blog Himawan.</em></p>
<p><em>&#8220;You don&#8217;t get promoted because you work hard, or because you work<br />
long hours, and deliver superb result.. You have already been paid for<br />
that! But in order to achieve the highest level in a company you must<br />
work extra and able to distinguish yourself by volunteering and<br />
sacrificing your free time to deliver something outside your job<br />
description, to bring values for the company and people around you.&#8221;</em></p></blockquote>
<blockquote><p><em>Dan yg juga menarik adalah bahwa Himawan menyarankan bahwa sebaiknya<br />
extra work itu adalah something that we love to do.<br />
Bagaimana pendapat anda?</em></p>
<p><em>salam,</em></p>
<p><em>-bank al-</em></p></blockquote>
<p>Topik ini cukup digemari warga kampung kali ini, sehingga mendapat tanggapan langsung dari Anggra</p>
<blockquote><p><em>bank Al, extra2 itu tergantung dari kondisi tempat kerja kan?</em></p>
<p><em>maksudku seandainya culture perusahaan tepat waktu (termasuk waktu pulang kerja) maka kalo seseorang mau meluangkan waktu untuk pulang agak telat, orang itu udah termasuk melakukan sesuatu yang extra atau intinya &#8220;do something which others don&#8217;t&#8221;</em></p>
<p><em>apa begitu?</em></p></blockquote>
<p>Anung juga tak mau ketinggalan, dan menambahkan sedikit bumbu di sana</p>
<blockquote><p><em>Lha iya, jadi ekstranya bukan hanya what we love to do, but also it<br />
must able to satisfy the boss and boost the company&#8217;s profit.</em></p>
<p><em>Nah, kriteria satisfy the boss ini yang susah &#8211; lha, kalo bossnya Kang<br />
Hasan kita kan tau sendiri apa yang membuat dia puas.</em></p>
<p><em>-Anung-</em></p></blockquote>
<p>Tentu saja masih kurang ramai jika Albert tidak ikut2 berkomentar</p>
<blockquote><p><em>Rasanya ketulusan dalam mengerjakan yang ekstra itu juga akan<br />
terlihat. Jika mengerjakannya dengan ketulusan, maka peluang untuk<br />
dinilai baik oleh atasan menurut saya lebih besar lagi.</em></p>
<p><em>Regards,<br />
Albert</em></p></blockquote>
<p>Lalu bagaimana dengan pendapat Mas Rovicky?</p>
<blockquote><p><em>I din in the past<br />
and it worth ~30% salary increases that years (I did it twice)</em></p>
<p><em>RDP</em></p></blockquote>
<p>Tentu saja diskusi ini sulit dirangkumkan semua isinya di sini. Cara yg paling afdol untuk menyimak komentar warga kampung adalah dengan berlangganan milis-nya di <a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/">kampung-UGM</a> dan membaca sendiri threadnya di link berikut ini:</p>
<blockquote><p><a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/25881">http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/25881</a></p></blockquote>
<p>Lho, kok masih bengong aja? Nunggu apa lagi? Mbok ya join gitu loh.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungugm.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungugm.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungugm.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungugm.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungugm.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungugm.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungugm.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungugm.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungugm.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungugm.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungugm.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungugm.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungugm.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungugm.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=25&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/17/reason-to-do-something-extra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bank_al</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Dari Pola Pengasuhan Anak di Jepang</title>
		<link>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/15/belajar-dari-pola-pengasuhan-anak-di-jepang/</link>
		<comments>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/15/belajar-dari-pola-pengasuhan-anak-di-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2008 17:45:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bank_al</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungugm.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Diskusi kali ini mengenai perbandingan pola asuh anak di Jepang dan Indonesia. Tatik membuka diskusi berdasarkan sebuah posting lama yg konon katanya baru dibaca. Salah satu paragraph menarik yg dikutip oleh tatik adalah berikut ini: Dari adegan itu, bisa kita bayangkan perbedaan cara pengasuhan anak Jepang dan anak Indonesia. Dari pengamatan saya selama hampir setahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=23&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Diskusi kali ini mengenai perbandingan pola asuh anak di Jepang dan Indonesia. Tatik membuka diskusi berdasarkan sebuah posting lama yg konon katanya baru dibaca. Salah satu paragraph menarik yg dikutip oleh tatik adalah berikut ini:</p>
<blockquote><p>Dari adegan itu, bisa kita bayangkan perbedaan cara pengasuhan anak Jepang dan anak Indonesia. Dari pengamatan saya selama hampir setahun tinggal di Jepang, anak Jepang cenderung dibiasakan dari kecil untuk mengatasi berbagai kesulitan sendiri, sementara anak Indonesia selalu disediakan asisten untuk mengatasi kesulitannya. Babysitter atau pembantu rumah tangga pun tidak ada dalam kebiasaan keluarga-keluarga di Jepang. Sebaliknya di Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan lain-lain kehadiran mereka wajib ada sebagai asisten keluarga maupun sebagai asisten anak-anaknya. </p></blockquote>
<p>Pendapat tersebut disanggah oleh Kang Hasan, yg mengaku telah mendapat gelar PhD dari Jepang bahwa tulisan tersebut mengandung stereotyping karena orang Jepun yg dia perhatikan sewaktu di sana ternyata juga malas-malas, seperti yg ditulis oleh Kang Hasan pada paragraph berikut:</p>
<blockquote><p>kesan saya, anak muda jepang, mahasiswa jepang itu PEMALAS. udah<br />
pemalas, ndak punya inisiatif, ndak kreatif. persis kayak robot.<br />
mereka hanya menghafal apa yang diajarkan. di luar itu, ndak tahu apa-<br />
apa. ini mahasiswa kebanyakan. meski tentu saja ada beberapa yang<br />
brilliant.</p></blockquote>
<p>Apa yg mendasari pendapat Kang Hasan dan Bu Doktor yg tulisannya diangkat oleh Tatik? Simak lebih lanjut diskusinya di milis kampung, tempat cakrukan warga UGM di thread berikut:</p>
<p><a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/25802">http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/25802</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungugm.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungugm.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungugm.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungugm.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungugm.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungugm.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungugm.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungugm.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungugm.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungugm.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungugm.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungugm.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungugm.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungugm.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=23&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/15/belajar-dari-pola-pengasuhan-anak-di-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bank_al</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Buyback BUMN dan Nasionalisme Kesiangan</title>
		<link>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/12/buyback-bumn-dan-nasionalisme-kesiangan/</link>
		<comments>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/12/buyback-bumn-dan-nasionalisme-kesiangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2008 19:03:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bank_al</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungugm.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Ferizal kembali menggemparkan milis kampung dengan analisa-analisanya tentang krisis yang terjadi seiring dengan runtutan huru-hara yang terjadi di US karena krisis ekonomi di sana. Kali ini yang dicermati oeh Ferizal adalah langkah SBY yang merencanakan buyback saham BUMN dengan dana yg konon sebesar 4T itu. Tentu saja tulisan ini juga ramai dikomentari oleh Kibroto, Anung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=21&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ferizal kembali menggemparkan milis kampung dengan analisa-analisanya tentang krisis yang terjadi seiring dengan runtutan huru-hara yang terjadi di US karena krisis ekonomi di sana. Kali ini yang dicermati oeh Ferizal adalah langkah SBY yang merencanakan buyback saham BUMN dengan dana yg konon sebesar 4T itu. Tentu saja tulisan ini juga ramai dikomentari oleh Kibroto, Anung dan Rovicky dan juga Fajar.</p>
<p>Berikut adalah awal <a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/25557" target="_self">threadnya</a>, dan sisanya silahkan disimak sendiri langsung dari <a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm">milis</a>.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p><span class="Apple-style-span" style="border-collapse:collapse;color:#000000;font-family:arial;font-size:13px;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;letter-spacing:normal;line-height:normal;orphans:2;text-indent:0;text-transform:none;white-space:normal;widows:2;word-spacing:0;">Buyback BUMN dan Nasionalisme Kesiangan</p>
<p>(Salam sahabat, sebagai penghormatan saya pada Mimbar Milis,<br />
dengan ini saya akan menghilangkan semua penggunaan pernyataan<br />
provokatif saat mengkritisi kebijakan pemerintah. Atas kesalahan saya<br />
diwaktu sebelumnya sekali lagi saya MOHON MAAF)</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Presiden Megawati termasuk presiden yang menjual BUMN. Dimasa Megawati<br />
banyak BUMN yang dijual, yang paling monumental Telkom. TIDAK ada satu<br />
pun data ekonomi yang menunjukan bahwa MSP itu TIDAK terlibat dalam<br />
penjualan BUMN. MSP terlibat dalam penjualan BUMN.</p>
<p>Lantas bagaimanakah dengan pemerintahan SBY? Dalam catatan Kompas dan<br />
Tempo 2006, dimasa SBY telah 85% seluruh BUMN tuntas dijual ke asing.<br />
Artinya, Presiden SBY termasuk presiden yang paling bertanggung jawab<br />
atas hilang 85% BUMN kita ke asing.</span><span id="more-21"></span><br />
<span class="Apple-style-span" style="border-collapse:collapse;color:#000000;font-family:arial;font-size:13px;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;letter-spacing:normal;line-height:normal;orphans:2;text-indent:0;text-transform:none;white-space:normal;widows:2;word-spacing:0;"><br />
Lihat link ini:<br />
<a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2006/02/23/brk,20060223-74375,id.html" target="_blank">http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2006/02/23/brk,20060223-74375,id.html</a></p>
<p><a href="http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0612/09/ekonomi/3156828.htm" target="_blank">http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0612/09/ekonomi/3156828.htm</a></p>
<p>Menjadi membingungkan tiba-2 saja pemerintahan SBY, hari ini (Rabu<br />
kemarin) bilang atas nama nasionalisme maka BUMN yang milik asing itu<br />
akan kita beli kembali. Kita lakukan buyback dari dana APBN 4 Trilyun<br />
plus dari dana-dana lainnya. Jadi, totalnya bisa lebih dari 4 Trilyun.</p>
<p>Lah bukankan yang menjual BUMN sehingga 85% saham BUMN pindah ke<br />
asing, lha SBY tho? NASIONALISME apa maksudnya dengan Program Buyback itu?</p>
<p>Kita harus kritis melihat fakta ini:<br />
1. SBY mengikuti jejak MSP dalam menjual BUMN ke asing. 85% itu sudah<br />
jadi milik asing di tahun 2006. Jika demi nasionalisme harusnya SBY<br />
dari dulu tidak jual BUMN!!!<br />
2. Saat ini investor asing pemilik BUMN itu ndak punya uang. Mereka<br />
pasti akan jual obral saham BUMN mereka. Jadi, ndak usah tergesa-gesa<br />
beli. Nanti harganya pasti akan murah. Tidak percaya?</p>
<p>Mari kita lihat pergerakan USD terhadap rupiah? Kenapa Dollar naik?<br />
Apakah karena dollar menguat? Jawabnya, ndak mungkin karena dollar<br />
menguat, karena perekomian AS hancur. Logika dari mana dollar bisa<br />
menguat?</p>
<p>Dollar naik bukan karena dia menguat tapi karena terjadi peningkatan<br />
permintaan dalam negeri terhadap dollar secara drastis. Begini<br />
kronologis logikanya:</p>
<p>1. Investor Asing yang menguasi saham BUMN 85% itu adalah INVESTMENT<br />
BANK AMRIK.<br />
2. Saat ini ekonomi Amrik hancur dan para investment banking itu BUTUH<br />
CASH<br />
3. Sebagian besar investor di BEI (Bursa Efek Indonesia) itu adalah<br />
INVESTMENT BANK AMRIK<br />
4. Lalu mereka jual saham obral yang mereka miliki di BEI, ini yang<br />
menyebabkan INDEKS BEI TURUN DRASTIS.<br />
5. Nah, hasil dari penjualan saham BEI itu dalam bentuk Rupiah,<br />
sementara Investment Bank butuh DOLLAR. Akibatnya, permintaan Dollar<br />
menjadi tinggi. Ini yang menyebabkan DOLLAR NAIK.<br />
6. Jadi, dollar naik karena Investment Bank Amrik panik butuh uang dan<br />
obral saham BUMN dan saham lainnya, lalu dana rupiah yang diterima<br />
dari penjulan saham ditukarkan ke Dollar untuk digunakan di dalam<br />
negeri Amrik.</p>
<p>Kesimpulannya:</p>
<p>Pertama, Mau bursa saham hancur kek, mau tutup kek, itu tidak<br />
berdampak signifikan terhadap perekonomian nasional.</p>
<p>Kedua, Ekonomi AS itu sudah hancur lebur. Investment Banking AS mau<br />
atau tidak mau, suka atau tidak suka pasti akan obral jual saham<br />
kepemilikan BUMN Indonesia. Atau malah mungkin sang pemilik<br />
(Investment Banking) akan mendeklarasikan kebangkrutan kok. Lah klo<br />
Investment Bank ini bangkrut, lah baru saham BUMN kita kuasai.</p>
<p>Ketiga, atau lupakan saja itu BUMN. Sebab 85% nya sudah BUKAN milik<br />
bangsa Indonesia lagi. Dan SBY telah menjualnya. Menjadi lutju jika<br />
sekarang SBY bicara tentang nasionalisme. Ini namanya nasionalisme<br />
kesiangan.</p>
<p>Keempat, sekarang kita harus serius menghadapi ancaman rush perbankan!<br />
Jika rush terjadi, maka demi Allah SWT, mungkin sebagian besar dari<br />
warga milis akan jadi pengangguran.</p>
<p>Bagaimana rush bisa terjadi?</p>
<p>Jika para investment bank berhasil menjual sahamnya maka uang tadi<br />
akan ditukar ke US dollar. Lalu permintaan US dollar sangat tinggi.<br />
Agar Dollar tidak jebol mengarah angka psikologis (diatas Rp 12.000)<br />
maka pemerintah butuh cash. Pemerintah butuh dana untuk intervensi.<br />
Jika pemerintah tidak punya dana dan tidak sanggup men-cover<br />
permintaan dollar maka dollar akan melambung mungkin sampai lebih<br />
12.000 atau bahkan 15.000.</p>
<p>Pada saat itulah masyarakat akan panik. Lalu akan mengambil uangnya<br />
dari bank. Bank-2 Indonesia yang sebenarnya saat ini sehat wal&#8217;afiat<br />
segera kelimpungan karena terjadi rush. Lalu berguguranlah para bank<br />
tsb. Lalu kredit di sektor riil akan hancur. Terjadilah krisis moneter<br />
tahap kedua yang tidak terelakan.</p>
<p>Inikan yang tidak boleh terjadi…!</p>
<p>Bagaimana cara menghindari supaya tidak terjadi rush?</p>
<p>Pertama, biarkan saham-2 di pasar modal berguguran. Itu dana asing<br />
kok. Semakin rendah harga saham maka semakin kecil dana rupiah yang<br />
asing peroleh dari penjualan saham. Semakin kecil juga kemampuan<br />
mereka menukar ke US Dollar. Akibatnya, cadangan US Dollar dalam<br />
negeri tidak tertekan.</p>
<p>Kedua, Buyback BUMN justru saat ini menyebabkan harga saham menjadi<br />
&#8220;stabil&#8221;. Para investor asing malah memiliki dana segar dan dana itu<br />
untuk ditukar ke US Dollar. Ini malah menyebabkan dollar melambung.<br />
Jadi, Buyback BUMN dengan dana minimal 4 Trilyun itu adalah blunder<br />
dan keliru. Ini akan menyebabkan kita mudah jatuh ke krisis.</p>
<p>Pertanyaan pentingnya:</p>
<p>Jika Buyback BUMN itu keliru kenapa kok pemerintah mau melakukannya?<br />
Jawabnya: Sayang sekali saya tidak punya data valid. Tapi hypothesis<br />
logis saya SBY dan JK itu „DIBISIKI&#8221; oleh Aburizal Bakrie.</p>
<p>Saya tidak tidak bisa riset langsung tentang data valid seberapa jauh<br />
peran Aburizal terhadap rencana buyback. Tapi ijinkan saya buat<br />
analisa logis. Pihak yang paling DIUNTUNGKAN oleh buyback BUMN adalah<br />
BAKRIE.</p>
<p>Saham Bakrie melorot habis. BUYBACK, apalagi jika Bakrie berhasil<br />
meyakinkan bahwa saham-2 yang dibeli adalah saham Bakrie, akan membuat<br />
B-A-K-R-I-E TERSELAMATKAN…</p>
<p>Dari titik inilah saya menilai, dilihat dari sudut apapun buyback<br />
merugikan. Pihak yang paling diuntungkan dari buyback adalah Bakrie<br />
Brothers milik Menteri Aburizal Bakrie. Untuk itulah kita perlu<br />
menolak Buyback saham BUMN atau apalah namanya karena nyatanya 85%<br />
saham bukan lah milik Indonesia lagi…</p>
<p>Dari pada mikirin bursa saham sebaiknya mulai memikirkan Daya TAHAN<br />
Perbankan dan pertumbuhan sektor RIIL</p>
<p>Salam,<br />
Dari tepian lembah Sungai Isar</p>
<p>Ferizal Ramli<br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungugm.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungugm.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungugm.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungugm.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungugm.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungugm.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungugm.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungugm.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungugm.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungugm.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungugm.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungugm.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungugm.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungugm.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=21&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/12/buyback-bumn-dan-nasionalisme-kesiangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bank_al</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Der Bankencrash &#8211; eine Chance für Deutschland</title>
		<link>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/01/der-bankencrash-eine-chance-fur-deutschland/</link>
		<comments>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/01/der-bankencrash-eine-chance-fur-deutschland/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2008 04:17:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bank_al</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungugm.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Walaupun hari ini sudah Idul Fitri di Indonesia dan sudah tanggal 2 syawal di Saudi dan Kuwait, namun topik minggu lalu mengenai krisis ekonomi yg sedang terjadi di Amriki masih saja hangat. Ferizal yang sedang berlibur di München hari ini menayangkan sebuah tulisan menarik lagi sebagai counter atas berbagai argumentasi Kibroto. Bagaimanakah tanggap Kibroto atas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=15&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Walaupun hari ini sudah Idul Fitri di Indonesia dan sudah tanggal 2 syawal di Saudi dan Kuwait, namun topik minggu lalu mengenai krisis ekonomi yg sedang terjadi di Amriki masih saja hangat. Ferizal yang sedang berlibur di München hari ini menayangkan sebuah tulisan menarik lagi sebagai counter atas berbagai argumentasi Kibroto.</p>
<p>Bagaimanakah tanggap Kibroto atas tulisan Ferizal kali ini? Dan bagaimanakah komentar para pengamat ekonomi baik yg ahli, amatiran atau kelas warung kopi? Silahkan dipantau lebih lanjut diskusi ini pada thread berikut:</p>
<blockquote><p><a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/24730" target="_blank">http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/24730</a></p></blockquote>
<p>Dan berikut adalah tulisan Ferizal di awal bulan Syawal ini.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Selamat Hari Raya Idul Fitri semuanya,</p>
<p>Der Bankencrash &#8211; eine Chance für Deutschland<br />
Finanzgiganten gehen Bankrott, Börsenkurse rauschen nach unten, das<br />
US-Rettungspaket für die Banken ist vorerst gescheitert. Trotzdem gibt<br />
es keinen Grund zur Panik, sagt Wirtschaftsexperte Thomas Straubhaar:<br />
Deutsche Konzerne und Banken sind stärker als viele glauben. Spiegel</p>
<p>http://www.spiegel.de/wirtschaft/0,1518,581198,00.html.</p>
<p>(Kebangkrutan Perbankan – Chance buat Jerman)<br />
Raksasa keuangan menuju kebangkrutan. Indeks Bursa menukik ke bawah.<br />
Paket penyelamatan Amrik untuk perbankan gagal disetujui. Bagaimanapun<br />
tidak ada alasan untuk panik (buat Jerman), kata pakar Ekonomi Thomas<br />
Straubhaar: Perusahaan dan Perbankan Jerman jauh lebih kuat dari pada<br />
yang dipercayai oleh banyak orang.<br />
<span id="more-15"></span><br />
&#8212;</p>
<p>Banyak orang yakin bahwa &#8220;kebangkrutan&#8221; perbankan Amrik pasti akan<br />
- Hide quoted text -<br />
menyeret dunia menuju kebangkrutan juga. Bagi saya, keyakinan itu<br />
terlalu Amrik sentries. Terlalu menganggap Amrik dan Neo Kapitalis-nya<br />
adalah kekuatan maha dashyat yang mempengaruhi &#8220;hitam putih&#8221; dunia.</p>
<p>Benarkah demikan?</p>
<p>Ternyata keyakinan bahwa Amrik itu penentu &#8220;hitam putih&#8221;-nya ekonomi<br />
dunia sangat mungkin keliru jika berkaca pada Jerman (dan mungkin<br />
Jepang dan Negara kuat lainnya)</p>
<p>Pertama, lihatlah headline diatas dari Spiegel. Jerman malah<br />
menganggap „kebangkrutan&#8221; Amrik adalah „berkah&#8221; buat mereka. Jadi<br />
siapa bilang kehancuran ekonomi Amrik akan menyeret orang lain. Ada<br />
memang yang terseret model ekonomi high cost Indonesia tapi banyak<br />
juga Negara yang malah dapat berkah. Perekonomian kuat yang sangat<br />
sedikit toleran dengan moral hazard tidak akan terlalu terpengaruh<br />
oleh kebangkrutan Amrik.</p>
<p>Saya kutip berapa tulisan dari sahabat Maemun dari Hannover dengan<br />
sumber majalah terkemuka Spiegel:<br />
Menteri Keuangan Jerman &#8211; Steinbruck, di Bundestag menyatakan:<br />
&#8220;Amerika tak kan lagi digdaya dalam hal Finanz&#8221;. &#8220;Krisis Finanz saat<br />
ini, tak kan mampu menyembuhkan keadaan finanz USA seperti sebelum<br />
krisis&#8221;. &#8220;Pasar finanz ke depan menjadi lebih multipolar, dan<br />
menjadikan amerika menjadi negara &#8220;biasa&#8221; saja.&#8221; (spiegel.de, 25<br />
september 08, 16.31)</p>
<p>Suntikan dana segar US$ 700 milyar yang tengah diajukan kehadapan<br />
kongres, -meski pakar ekonomi seperti Hans-Werner Sinn (ekonom jerman<br />
dari Münchner Wirtschaftsforschungsinstituts) atau Bert Rürup (pakar<br />
pasar modal dari Frankfut Allgemeine) meragukan efek bantuan itu-,<br />
mungkin saja, bisa sedikit memperlambat keterpurukan yang sudah<br />
didepan mata.</p>
<p>Kedua, keyakinan bahwa dunia akan membantu perekonomian Amrik adalah<br />
sebuah keyakinan yang terlalu GR. Alasan apa yang membuat dunia perlu<br />
menolong Amrik?</p>
<p>Saya kasih tahu sebuah fakta penting tujuannya agar jangan terlalu GR<br />
bahwa dunia akan membantu Amrik. Contoh pada negara bagian Bayern di<br />
Jerman, Hypo Real Estate Bank München mengalami kerugian karena<br />
memiliki asset pada Bank Amrik yang bankrut. Minister Präsident<br />
(Gubernur) Bayern dianggap bertanggung jawab atas kerugian tsb.</p>
<p>Hari ini dalam pemilu, partai CSU, partai Sang Gubernur yang selama<br />
ini selalu mayoritas mutlak mengalami penurunan drastis yang<br />
menyebabkan Gubernur dan Ketua Partai mengundurkan diri. Rakyat Bayern<br />
dan Jerman tidak sudi jika mereka harus kehilangan uangnya (dari pajak<br />
dan dana pensiun) untuk urusan moral hazard di Amrik.</p>
<p>Dengan fakta seperti ini, apakah anda akan berpikir rakyat dari negara<br />
maju seperti Jerman dan Eropa lainnya dan juga Jepang misalkan mau<br />
mengorbankan uangnya untuk membantu perekonomian Amrik yang moral hazard?</p>
<p>Ketiga, Anda yakin bahwa kehancuran perbankan Amrik akan menyeret<br />
lainnya? Mari kita lihat dua data ini.<br />
Program penyelamatan Amrik untuk perbankan USD 700 billion. Program<br />
penyelamatan perbankan Jerman atas dampak kebangkrutan Amrik &#8220;cuma&#8221;<br />
Euro 35 billion. Artinya, Jerman dan banyak negara Eropa lain tidak<br />
terkena dampak yang terlalu parah. Mereka tetap eksis.</p>
<p>Bahkan seperti yang dikatakan oleh  Thomas Straubhaar diatas, ini<br />
adalah peluang Jerman untuk menjadi raksasa perbankan dunia. Artinya,<br />
ini juga sangat mungkin menjadi peluang Jepang atau negara lain untuk<br />
mengambil alih dominasi Amrik. Jadi, siapa bilang kehancuran ekonomi<br />
Amrik itu berarti kehancuran buat yang lain?</p>
<p>Bagi banyak negara yang mengelola perekonomiannya dengan konservatif,<br />
justru ini adalah bentuk legitimasi bahwa perekonomian itu harus<br />
dibangun oleh prinsip prudent.</p>
<p>Moral point-nya: Saatnya bagi kita (Indonesia) untuk mulai melupakan<br />
cerita-2 indah neo kapitalis dengan privatisasinya, free fight<br />
market-nya, dan jargon-2 gombal lainnya. Saatnya untuk membangun<br />
perekonomian dengan prinsip-2 prudent dan jauh dari moral hazard.</p>
<p>Salam,<br />
Dari Tepian Lembah Sungai Isar<br />
München,</p>
<p>Ferizal Ramli</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungugm.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungugm.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungugm.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungugm.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungugm.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungugm.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungugm.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungugm.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungugm.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungugm.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungugm.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungugm.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungugm.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungugm.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=15&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungugm.wordpress.com/2008/10/01/der-bankencrash-eine-chance-fur-deutschland/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bank_al</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hancurnya neo kapitalis Amrik! &#8211; Terima kasih Tuhan</title>
		<link>http://kampungugm.wordpress.com/2008/09/27/hancurnya-neo-kapitalis-amrik-terima-kasih-tuhan/</link>
		<comments>http://kampungugm.wordpress.com/2008/09/27/hancurnya-neo-kapitalis-amrik-terima-kasih-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2008 14:30:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bank_al</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungugm.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Rasanya topik sebelum ini kurang afdol jika tidak disertakan juga tulisan Ferizal yg memicu Kibroto rajin menulis tentang Kapitalisme. Berikut adalah tulisan Ferizal yg fenomenal itu. Seperti biasa, aku hanya menayangkan awal thread-nya saja. Berbagai pendapat teman-teman yg lain mengenai topik tersebut bisa diunduh langsung dari milis kampung-UGM dengan merujuk pada thread-nya. Hancurnya neo kapitalis Amrik! - Terima kasih Tuhan Sumber: [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=11&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rasanya topik sebelum ini kurang afdol jika tidak disertakan juga tulisan Ferizal yg memicu Kibroto rajin menulis tentang Kapitalisme. Berikut adalah tulisan Ferizal yg fenomenal itu. Seperti biasa, aku hanya menayangkan awal thread-nya saja. Berbagai pendapat teman-teman yg lain mengenai topik tersebut bisa diunduh langsung dari milis kampung-UGM dengan merujuk pada thread-nya.</p>
<p><a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/23939"><span><strong>Hancurnya neo kapitalis Amrik! - Terima kasih Tuhan</strong></span></a><strong> </strong></p>
<p>Sumber: <a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/23939" target="_blank">http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/23939</a></p>
<p>Hampir 1 tahun yang lalu saya pernah menulis bahwa Perekonomian Amrik<br />
itu macan penyakitan ter-infeksi HIV (baca: Moral Hazard) yang siap<br />
mati. Saya mengutip tulisannya Emmauel Todd, Donald Kalf dan Elmar<br />
Alvater saat meramal Ekonomi AS hancur. Kenyataan, hari ini tampaknya<br />
ekonomi Amrik akan hancur.</p>
<p>Lehman Brother dan Meryll Linch, hancur! Yang konon katanya lembaga<br />
keuangan raksasa ko&#8217;it alias dud! Alias Tot! alias modar! Citibank<br />
koma. Morgan Stanley, semoga juga menemui ajal dan modar atau minimal<br />
komalah! Semuanya lembaga-2 keuangan raksasa impoten terkena virus<br />
&#8220;HIV&#8221; moral hazard. Semuanya impoten dan hancur!</p>
<p><span id="more-11"></span>Saya berdoa semoga sebelum saya menghembus napas terakhir, saya<br />
melihat kehancuran ekonomi Amrik yang dibangun dengan fondasi<br />
kecurangan dan moral hazard. Sekaligus menjadi pelajaran buat bangsa<br />
kita bahwa bahwa perekonomian Amrik adalah contoh yang buruk yang<br />
harus ditinggal. Tidak ada itu sistem kapitalis bebas. Jika sistem<br />
dibuat bebas maka moral hazard lah akhirnya.</p>
<p>Jangan percaya dengan teori-2 Amrik model Privatisasi, persaingan<br />
bebas, dll. Itu gombal dan bohong. Termasuk jangan percaya dengan<br />
dosen-2 Ekonomi kalian yang bodoh-2 buanget begitu gumun dengan teori<br />
neo klasik!</p>
<p>Akhirnya, saya berdoa semoga kehancuran ekonomi Amrik semoga menjadi<br />
kenyataan. Bangsa Amrik harus merasakan apa itu sakitnya penderitaan,<br />
kesengsaraan, kepedihan biar mereka menjadi bangsa yang beradab, dan<br />
menghentikan kebiasaannya yang biadab&#8230;</p>
<p>Salam,</p>
<p>FR<br />
Yang begitu bersuka cita melihat Ekonomi Amrik diambang<br />
kehancuran&#8230;Terimakasi Ya Allah, engkau sudah mengabulkan Tahajjud-ku<br />
selama ini&#8230;</p>
<p>XXX</p>
<p>&#8212; In <a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/post?postID=Xt6nh-oZ9xpEJDF8sbeHkkkiUvbGqBHz0PaBJzN5wlzNOsDT4ahBoAq3h403cSap0gJt4WIAwIf9nprRSF0v">forkom@yahoogroups.com</a>, &#8220;Ferizal Ramli&#8221; &lt;framliz@&#8230;&gt; wrote:<br />
Jul 27, 2007<br />
10:44 pm</p>
<p>Hancurnya Neo Kapitalis Amrik!</p>
<p>Tapi mari kita ngobrol warung kopi tentang kapitalis…<br />
Mari kita awali dengan laporan Guardian 2 minggu yang lalu. 50 dari<br />
sekitar 250 Universitas di Inggris dalam keadaan collaps, beberapa<br />
diantaranya Universitas punya nama beken seperti Queen Mary -<br />
University of London, Lancanter University, dll.</p>
<p>Padahal dari Inggris kita kenal baik apa itu Cambridge dan Oxford yang<br />
begitu kaya raya. Mana ada Univ di Jerman ini yang bisa<br />
mengimbanginya? Tapi mengapa negara sehebat Inggris dengan tradisi<br />
intelektual begitu hebat, dan cuma punya sekitar 250 Univ, lha kok 50<br />
nya collaps =))</p>
<p>Saya pikir jawabanya karena mereka menerapkan sistem kapitalis. Semua<br />
pihak dipaksa berkompetisi untuk memenangkan kapital, dan dengan<br />
kapital yang diperolah maka diinvestasikan ke kapital baru, lalu<br />
meraih keuntungan kembali, lalu diinvestasikan lagi. Mereka yang gagal<br />
meraih kapital, sayang sekali harus bernasib apes; gugur!</p>
<p>Secara ekonomis, sistem kompetisi itu sistem yang bagus. Tapi secara<br />
sosial, sistem kompetisi hanya menghasilkan 1 atau 2 atau 10 pemenang<br />
dan akan membunuh ribuan yang kalah lainnya.</p>
<p>Ternyata kita tidak bisa hidup dalam dunia yang kita sendiri menjadi<br />
pemenangnya dengan resources berlimpah, sementara orang yang kalah<br />
harus hidup tanpa resources.</p>
<p>Sekarang kita lihat rajanya kapitalis yang dibenci oleh banyak orang,<br />
yaitu Amerika. Laporan the Economist bulan Juni 2006, &#8220;America Dream<br />
and Inequality&#8221; sinis menulis: indeks gini (indeks pemerataan) Amerika<br />
itu lebih mirip ke Brazil dari pada ke Jerman. Di Amrik memang ada<br />
Bill Gate, tapi ratusan juta lainnya hidup tanpa jaminan kesehatan. Di<br />
Amrik ada Harvard, tapi ribuan Universitas lainnya tidak terakreditasi.</p>
<p>Tentu saja kita juga ingat dengan ramalan kontroversial (tapi<br />
menyenangkan hati saya) dari Emmanuel Todd, bahwa dinasti Amerika itu<br />
tinggal tungu waktu saja untuk runtuh. Catatan 30 puluh-an tahun yang<br />
lalu Todd sukses dengan gemilang meramalkan bahwa Uni Sovyet itu akan<br />
hancur berkeping-keping.</p>
<p>Kajian mangerial kehancuran Amrik bisa diikuti dari tulisan Donald<br />
Kalf, &#8220;Eropa Wirtschaft wird gewinnen&#8221;. Kalf memberi pencerahan bahwa<br />
data-2 ekonomi Amrik itu buanyak palsunya. Bahasa Ekonominya; Amrik<br />
senang sekali menggunakan variabel hedonis untuk pamer keberhasilan<br />
eknominya.</p>
<p>Misal: kalau Eropa bicara angka produktivitas maka seluruh<br />
produktivitas penduduknya diukur apakah dia bekerja di sektor<br />
industri, atau Beamte (PNS) atau di sektor pertanian bahkan Arbeitlos<br />
(Pengangguran) juga termasuk di dalamnya. Tapi kalau Amrik data<br />
produktivitas berarti, produktivitas sektor industri doang yang<br />
diukur. Dimana-2 juga rata-2 produktivitas pekerja industri pasti<br />
lebih tinggi dari pada pekerja pertanian, PNS atau pengangguran.</p>
<p>Variabel Hedonis lainnya, kalau Eropa akan meletakkan pembelian<br />
software sebagai cost. Tapi kalau Amrik meng-katagorikannya sebagai<br />
investasi. Ini akan menyulap pertumbuhan ekonomi Amrik menjadi<br />
cemerlang. Pokoknya terlalu buanyak deh variabel Hedonis Amrik. Sangat<br />
panjang kalau ditulis satu-satu.</p>
<p>Ekonomi Amrik itu cerita mati tentang &#8220;competitive advantage&#8221;<br />
setidaknya menurut Elmar Alvater &#8220;Das Ende des Kapitalismus&#8221;. Itu cuma<br />
karena mereka mengusai minyak dengan cara koboy.<br />
Penguasaan minyak membuat biaya produksi Amrik amat<br />
sangat murah. Selain itu tidak dibebankannya perusahaan Amrik untuk<br />
melindungi lingkungan juga membuat biaya produksinya murah. Jangan<br />
lupa perusahaan multinasional yang tercatat paling banyak<br />
mengeksploitasi biaya buruh murah di negara berkembangan yah<br />
perusahaan Amrik. Walmart, Nike, McDee adalah contoh-2 brutal para<br />
pemenang Amrik yang selalu tercatat di Forbes menikmati kue<br />
kemenangannya diatas bangkai buruh murah negara berkembang.</p>
<p>Selain itu Amrik itu terbiasa melakukan skandal. Terlalu banyak untuk<br />
disebutkan. Eksekutif Jerman juga banyak yang terlibat skandal tapi<br />
ada perbedaan dasar skandal yang terjadi. Kalau skandal eksekutif di<br />
Jerman sifatnya pribadi dan „manusiawi&#8221;. Si Boss korupsi!</p>
<p>Tapi skandal di Amrik sifatnya mafia konspirasi. Berbagai institusi<br />
bisa bersatu padu saling tolong menolong untuk menutupi skandalnya.<br />
Enron adalah contoh tragisnya.</p>
<p>Saya sendiri bersepakat dengan Kalf, Todd dan Alvater bahwa kapitalis<br />
itu bangunan yang keropos. Tapi saya ndak tahu kenapa yah ada beberapa<br />
temen-2 kita yang begitu benci buanget dengan Amrik sampe gelem-2 nya<br />
mau mati jihad melawan Amrik =))</p>
<p>Amrik itu ndak usah diserang Mas. Sudah ikuti aja maunya. Ikuti aja<br />
itu demokrasi. Buat Timur Tengah menerapkan demokrasi seperti<br />
Indonesia. Percayalah, pasca demokrasi akan membuat rakyat Timur<br />
Tengah sadar dan ndak sudi lagi membiarkan Amrik menguasai kekayaan<br />
minyaknya. Dan itu sudah lebih dari cukup membuat ekonomi Amrik<br />
memenuhi ramalan Todd atau Alvater dengan akselerisasi <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi, masihkah ada diantara sampeyan yang mau didoktrin untuk berani<br />
mati untuk melawan Amrik? =))</p>
<p>Salam,<br />
FR</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungugm.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungugm.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungugm.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungugm.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungugm.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungugm.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungugm.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungugm.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungugm.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungugm.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungugm.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungugm.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungugm.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungugm.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=11&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungugm.wordpress.com/2008/09/27/hancurnya-neo-kapitalis-amrik-terima-kasih-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bank_al</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Fenomena PGPS</title>
		<link>http://kampungugm.wordpress.com/2008/09/27/fenomena-pgps/</link>
		<comments>http://kampungugm.wordpress.com/2008/09/27/fenomena-pgps/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2008 14:22:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bank_al</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungugm.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Gara2 Hara-huru yg terjadi di US, terjadi pula huru-hara di Milis kampung-UGM terpicu oleh kegirangan Ferizal atas jatuhnya berbagai lembaga finansial di US. Hal ini memicu diskusi serius antara Ferizal, Kibroto dan berbagai partisipan-partisipan ndeso ndak mutu lainnya yg bisa membuka wawasan kita tentang kapitalisme, sosialisme dan sosialis gojag-gajeg. Berikut adalah salah satu awal thread [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=7&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gara2 Hara-huru yg terjadi di US, terjadi pula huru-hara di Milis kampung-UGM terpicu oleh kegirangan Ferizal atas jatuhnya berbagai lembaga finansial di US. Hal ini memicu diskusi serius antara Ferizal, Kibroto dan berbagai partisipan-partisipan ndeso ndak mutu lainnya yg bisa membuka wawasan kita tentang kapitalisme, sosialisme dan sosialis gojag-gajeg.</p>
<p>Berikut adalah salah satu awal thread yg ditulis oleh Kibroto.</p>
<p><strong>Fenomena PGPS</strong></p>
<p>sumber: <a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/24169" target="_blank">http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/24169</a></p>
<p>Ada seseorang keplok2 sorak2 bergembira karena beberapa perusahaan di<br />
USA bangkrut dan berteriak2 kapitalisme telah mati &#8230;. kapitalisme<br />
telah mati &#8230;. kapitalisme telah mati &#8230;. Barangkali meniru Nietze<br />
yang teriak2 : tuhan telah mati, &#8230; tuhan telah mati, &#8230;<br />
tuhan telah mati, &#8230; Kita yang membunuhnya. Orang itu juga dengan<br />
heroik bilang bahwa yang membunuh kapitalisme adalah dirinya, dengan<br />
doa <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ia tidak sadar bahwa ada kawan2 sebangsa dan setanah air menderita<br />
kebangkrutan dan banyak yang kehilangan pekerjaan akibatnya. Ia tidak<br />
menyadari bahwa dirinya adalah buruh kapitalis. Ia dengan bangganya<br />
bercerita bahwa ia jalan2 di Eropah. Dia tidak sadar, siapa yang<br />
membiayai kesono? Mbah Marijan?</p>
<p>Kemanapun ia bekerja, kemungkinan besar ia akan memburuh kepada<br />
kapitalis. Seorang punya bengkel las, bahkan tukang tambal ban dengan<br />
modal kompresor lusuh, sudah seorang kapitalis. Kapitalis adalah orang<br />
yang memiliki modal yang diinvestasiken, itu definisi sederhananya.<br />
Pensiunan2 yang hidup dari deposito adalah kapitalis karena ia<br />
menginvestasiken modalnya dalam bentuk investasi. Ibu kost juga<br />
kapitalis.</p>
<p><span id="more-7"></span>Jika ia tidak mau memburuh kepada kapitalis maka pilihannya adalah ia<br />
menjadi kapitalis. Bisa disektor riil misalnya buka toko kelontong<br />
atau beli saham. Bisa dua2nya yaitu sekaligus buruh sekaligus<br />
kapitalis. Yaitu bekerja sebagai buruh dan sebagian hasilnya untuk<br />
invetasi. Pilhan lain, agar bukan kapitalis dan bukan buruhnya adalah<br />
menjadi PNS. Ia bukan buruh tetapi abdi negara/bangsa. Disitu berlaku<br />
PGPS bukan Peraturan Gaji Pegawai Sipil tetapi Pinter Goblog<br />
Penghasilan Sama.</p>
<p>Yang keplok2 bahwa kapitalisme telah gagal barangkali juga tidak sadar<br />
bahwa RI mengalami kegagalan sistim ekonomi beruntun. RI adalah negara<br />
dengan sistim sosialisme yaitu untuk sektor2 tertentu individu2 tidak<br />
dibenarken menggunaken modalnya, itu menjadi urusan negara. Maka dulu<br />
di RI banyak sekali BUMN2. karena sistimnya PGPS maka BUMN menjadi<br />
sarang orang2 yang malas2, goblog2, dan yang nyalinya kecil2. Orang2<br />
yang pintar2, kuat2, dan rajin2 &lt;umumnya&gt; tidak suka ke BUMN karena<br />
merasa kurang dihargai. Akibatnya BUMN harus berhadapan / bersaing<br />
dengan swasta2 yang sangat bengis terhadap yang malas2 dan goblog2.<br />
hasilnya jelas : BUMN kalah bersaing dan terus2an merugi. Atau labanya<br />
ndak seberapa. Padahal BUMN diharapken nyetor laba.</p>
<p>Itulah kegagalan sosialisme RI yang pertama. Pada jaman HMS<br />
dilancarken dua kebijakan yaitu (1) pembentukan konglomerasi agar bisa<br />
bersaing dengan sogoshosa, chaebol, dan konglomerat2 asing dan (2)<br />
privatisasi atau swastanisasi BUMN. Yang pertama gagal total seperti<br />
terlihat dijaman krismon 1997/8. Konglomerat2 &lt;item&gt; yang terbentuk,<br />
menurut prof. Kunio Yoshihara, adalah kapitalisme semu karena<br />
pondasinya adalah patronasi antara pengusaha-pemerintah. Privatisasi<br />
mangsih berlangsung. Pada awalnya banyak hambatan dari mereka2 yang<br />
ndak tahu tetapi sok teu. Ada yang bagus, misalnya BRI dulu adalah<br />
bank ndeso. Sesudah go public BRI berkibar sejak lima tahun yll telah<br />
berlipat menjadi 50% setahun. Banyak BUMN2 yang sekarang sudah go<br />
public. Jika sistim kapitalisme gagal, maka otomatis RI akan mengalami<br />
kegagalan juga. Karena RI sudah menganut, biarpun malu2, sistim<br />
kapitalisme.</p>
<p>Kapitalisme tentulah tidak sesederhana sebatas memiliki modal. Ada<br />
syarat lain yang berat yaitu free fight = persaingan berat. Intervensi<br />
pemerintah diharapken seminimum mungkin. Ini yang menjadi mangsalah,<br />
karena yang kuat2, yang rajin2, yang nyalinya gede2 akan mendominasi.<br />
Yang bodoh2, yang malas2, yang ndak punya nyali, dll, akan selamanya<br />
memburuh kepada kapitalis. Buruh2 ini ada yang puas dengan apa yang<br />
diperolehnya ada yang tidak. Sebagian yang kecewa menilai kapitalisme<br />
jahat. Mereka mengharapken pemerataan. Yang kalo keliru akan mengulang<br />
kesalahan sosialisme RI : PGPS = Pinter Goblog Podo Salaryné.</p>
<p>Pilihan hanya ada 3.<br />
1. Negara mengurus bisnis semaksimum mungkin : komunisme.<br />
2. Negara mengurus bisnis seminimum mungkin : kapitalisme<br />
3. Negara mengurus sebagian besar bisnis : sosialisme.</p>
<p>Komunisme terbukti gagal. Sosialisme via BUMN juga mandul. Tinggal sat<br />
plihan : kapitalisme. Jika kapitalisme juga gagal maka pi;ihan2 yang<br />
tersedia hanyalah komunisme dan sosialisme : Pinter Goblog Pendapatan<br />
Sama.</p>
<p>Dulu pernah ada konsep koperasi sejak jaman bung Hatta sampai prof<br />
Mubyarto. Koperasi adalah kurang lebih sama dengan BUMN, sulit<br />
bersaing melawan swasta, sarang orang2 yang pinter2, kuat2, dan gede2<br />
nyalinya. Bentuk lain dari sosialisme adalah dengan kebijakan fiskal.<br />
Yang kaya2 dicekek habis2an untuk dana2 sosial. Sialnya, kalo yang<br />
kaya2 dicekek setoran ke kas negara akan menurun atau membuat harga2<br />
mahal. Maka pemerintah melangkah ke kebijakan ke tiga sesudah<br />
konglomerasi &lt;yang gagal&gt; dan swastanisasi : menurunken pajak.<br />
Penurunan pajak diharapken menarik modal membanjiri RI. Kalo sistim<br />
kapitalisme gagal? RI akan amblas, mengikuti almarhum Lehman.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungugm.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungugm.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungugm.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungugm.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungugm.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungugm.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungugm.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungugm.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungugm.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungugm.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungugm.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungugm.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungugm.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungugm.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=7&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungugm.wordpress.com/2008/09/27/fenomena-pgps/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bank_al</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kampung-UGM on The Blog</title>
		<link>http://kampungugm.wordpress.com/2007/10/22/kampung-ugm-on-the-blog/</link>
		<comments>http://kampungugm.wordpress.com/2007/10/22/kampung-ugm-on-the-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Oct 2007 13:58:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bank_al</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungugm.wordpress.com/2007/10/22/kampung-ugm-on-the-blog/</guid>
		<description><![CDATA[Buat teman-teman yg sempat hidup di jaman jadul tentu ingat nama group musik &#8220;New Kids on The Block&#8221;. Sekarang group musik ini tidak terdengar lagi gaungnya, lah iya wong dulu grup musik ini cuma digemari ABG (yg tidak terkontaminasi aliran metal) saja kok. Dan karena sekarang penyanyinya sudah tidak ABG lagi, musiknya juga sudah tinggal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=6&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buat teman-teman yg sempat hidup di jaman jadul tentu ingat nama group musik &#8220;New Kids on The Block&#8221;. Sekarang group musik ini tidak terdengar lagi gaungnya, lah iya wong dulu grup musik ini cuma digemari ABG (yg tidak terkontaminasi aliran metal) saja kok. Dan karena sekarang penyanyinya sudah tidak ABG lagi, musiknya juga sudah tinggal kenangan.</p>
<p>Nah sekarang ini bukan lagi saatnya si grup musik tadi, tapi sudah jamannya &#8220;Kampung-UGM on the Blog&#8221;, yaitu sebuah agregator yang mengagregasi blog-blog Alumni Kampus nDeso alias UGM di situs ini. Bagi temen-temen alumni UGM yg tertarik untuk bergabung, silahkan kunjungi blog-nya dan hubungi &#8220;bank al &#8220;.</p>
<p>Nih alamatnya:</p>
<p><a href="http://kampung-ugm.org">http://kampung-ugm.org</a></p>
<p>PS:</p>
<p>Tolong informasi ini disebarkan ke seluruh alumni UGM, terutama yg nge-blog, dan siapa tahu tertarik untuk bergabung.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kampungugm.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kampungugm.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungugm.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungugm.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungugm.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungugm.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungugm.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungugm.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungugm.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungugm.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungugm.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungugm.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungugm.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungugm.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungugm.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungugm.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=6&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungugm.wordpress.com/2007/10/22/kampung-ugm-on-the-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bank_al</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Strong and Weakpoint Alumni UGM di mata Rekruiter</title>
		<link>http://kampungugm.wordpress.com/2007/07/29/strong-and-weakpoint-alumni-ugm-di-mata-rekruiter/</link>
		<comments>http://kampungugm.wordpress.com/2007/07/29/strong-and-weakpoint-alumni-ugm-di-mata-rekruiter/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jul 2007 15:31:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bank_al</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kampungugm.wordpress.com/2007/07/29/strong-and-weakpoint-alumni-ugm-di-mata-rekruiter/</guid>
		<description><![CDATA[Danar baru saja melakukan korespondensi dengan salah satu job hunter dan meminta pendapat korespondennya tentang harapan rekruiter terhadap kualitas lulusan UGM serta strong and weakpoint alumni UGM di mata rekruiter. Jawaban yang diterima Danar hampir sama dengan jawaban yang pernah saya dengar sepuluh tahun yang lalu yaitu bahwa: Strong Points Lulusan UGM tidak suka menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=5&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Danar baru saja melakukan korespondensi dengan salah satu job hunter dan meminta pendapat korespondennya tentang harapan rekruiter terhadap kualitas lulusan UGM serta strong and weakpoint alumni UGM di mata rekruiter.</p>
<p>Jawaban yang diterima Danar hampir sama dengan jawaban yang pernah saya dengar sepuluh tahun yang lalu yaitu bahwa:</p>
<p>Strong Points</p>
<ul>
<li>Lulusan UGM tidak suka menjadi kutu loncat (loyal, sehingga disukai rekuriter)</li>
<li>Lulusan UGM mempunyai expected salary yg rendah (lumayan, bisa menambah revenue perusahaan)</li>
</ul>
<p>Weak Points</p>
<ul>
<li>Lulusan UGM memiliki kemampuan bahasa Inggris yang kurang cukup</li>
</ul>
<p>Saya kurang yakin apakah issue-issue di atas masih up-to-date atau jangan-jangan si rekuriter sudah ketinggalan informasi.  Pengamatan saya sekilas, lulusan UGM sekarang juga sudah pintar-pintar bahasa Inggrisnya dan tidak cuma bisa berbahasa Jawa saja.  Tentu saja pengamatan saya ini jauh sekali dari valid karena saya juga bukan rekuriter dan tidak pernah mengadakan survey. Nah, bagaimana menurut pendapat rekan-rekan ?</p>
<p>Diskusi selengkapnya bisa diunduh di arsip milis <a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm" target="_blank">kampung-ugm</a> pada URL berikut:</p>
<blockquote><p><a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/9442">http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/9442</a></p>
<p><a href="http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/9444" target="_blank">http://groups.yahoo.com/group/kampung-ugm/message/9444</a></p></blockquote>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/kampungugm.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/kampungugm.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kampungugm.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kampungugm.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kampungugm.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kampungugm.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kampungugm.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kampungugm.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kampungugm.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kampungugm.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kampungugm.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kampungugm.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kampungugm.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kampungugm.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kampungugm.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kampungugm.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kampungugm.wordpress.com&amp;blog=1428493&amp;post=5&amp;subd=kampungugm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kampungugm.wordpress.com/2007/07/29/strong-and-weakpoint-alumni-ugm-di-mata-rekruiter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">bank_al</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
